9 Tips Membeli HP Android Bekas (Second) Secara Online

Tips Membeli HP Android Bekas (Second) Secara Online

9 Tips Membeli HP Android Bekas (Second) Secara Online | foldertips.com – Sebagian orang lebih suka membeli smartphone bekas dibanding yang baru. Alasannya biasanya karena harganya yang jauh lebih murah, yang penting manfaatnya dapat.

..daripada beli baru, yang dalam waktu singkat harganya langsung anjlok.

Ini tipe ane banget.. Hahaha..

Nah bagi kamu yang juga suka membeli HP Android bekas, simak tips berikut ini sebelum membeli..


9 Tips Membeli HP Android Bekas (Second) Secara Online

Tips Membeli Smartphone Bekas (Second) Secara Online

#1. Cek Harga Pasaran.

Ini wajib..

Sebelum membeli smartphone second, cek dulu harga pasaran biar ga dibohongi penjual soal harga. Kamu bisa melihat harga pasaran HP second ataupun baru di situs jual beli seperti Bukalapak.com.

Bandingkan harga baru dengan harga second. Biasanya gadget keluaran lama, meskipun baru (bukan bekas), harganya bisa jatuh banget.

..contohnya Xiaomi Mi4 C milik saya.

Jika kamu mendapatkan harga yang masih cukup tinggi, coba tanyakan dahulu apa kelebihan dan kekurangannya.

Namun masalah harga kamu juga harus realistis. Jangan terlalu berharap HP masih mulus kayak baru, tapi pengennya harganya murah banget dibanding harga baru.

..ada harga ada barang.

Cari penjual yang memang user (pengguna) bukan pedagang, maksudnya HP yang dia jual memang yang dia gunakan sehari-hari.

Biasanya penjual seperti ini menjual dengan harga lebih murah dibanding pedagang, karena alasannya menjual HP karena udah bosan, pengen ganti gadget yang baru.

#2. Pilih Smartphone Yang Masih Bergaransi Resmi

Karena HP yang dibeli adalah barang bekas, sebaiknya cari yang masih memiliki garansi resmi. Hal ini untuk menjaga-jaga apabila terjadi kerusakan dikemudian hari yang disebabkan karena kesalahan pemakaian si pengguna sebelumnya.

Memang pastinya yang masih bergaransi lebih mahal.

Jika memungkinkan, uji keabsahan garansi dengan memasukkan nomor IMEI ke website resmi merk smartphone yang kamu beli.

Benar tidak masih bergaransi dan valid?

#3. Pilih Transaksi Yang Aman dan Penjual Terpercaya

Membeli secara online memang menjadi pilihan yang terbaik saat ini. Selain bisa mendapatkan harga yang bersaing, juga kamu bisa mendapatkan banyak pilihan.

..tapi hati-hati, jadilah pembeli yang cerdas.

Pilih transaksi yang aman, yang menggunakan sistem rekening bersama atau rekening penampungan. Misalnya seperti Bukalapak atau Tokopedia.

Tapi itu saja tidak cukup.

Jelilah dalam memilih seller yang terpercaya.

Lihat reputasinya, baca juga feedback dari pelanggan atau orang yang pernah membeli di lapaknya.

Jika reputasinya jelek, segera abaikan..

Meskipun smartphone yang dia jual murah. Hati-hati penipuan..

Jangan malas membaca deskripsi barang yang diberikan oleh penjual. Tanyakan apabila ada hal-hal yang tidak dijelaskan. Tanyakan juga kekurangan dari HP Android bekas yang dijual. Mulai dari fungsi hingga fisik smartphone.

#4. Cek Kondisi Fisik Dan Segel Smartphone

Setelah HP diterima, pertama kali cek kondisi fisik dan segel smartphone. Apa sudah sesuai dengan yang dideskripsikan penjual?

Jika tidak, silahkan komplain.

Pastikan fisik smartphone tidak ada yang retak, pecah, atau bekas terbentur.

Buka casing belakang smartphone (jika bukan unibody), lihat segel apakah masih utuh atau tidak. Jika segel sudah rusak atau tidak ada, kamu wajib curiga. Kemungkinan besar HP tersebut sudah pernah dibongkar untuk di service.

#5. Cek Kelengkapan Aksesoris HP Second

Meskipun bekas, sudah selayaknya aksesorisnya juga lengkap, meskipun sudah bekas juga. Aksesoris yang wajib ada seperti charger, kabel data, kartu garansi, buku manual dan kotak.

Sementara aksesoris tambahan seperti headset, tidak semua vendor menyediakan sebagai kelengkapan standar.

Pastikan juga, kelengkapan aksesorisnya originalnya.

#6. Cek Keseluruhan Fungsi Fisik Smartphone

Selanjutnya cek keseluruhan fungsi smartphone, apakah sudah sesuai dengan deskripsi yang diberikan oleh penjual.

Berikut ini hal yang wajib kamu cek dari fungsi fisik :

  • Periksa tombol Home, tombol Power, dan tombol Volume. Pastikan masih empuk dan berjalan baik tanpa ada yang aneh. Pasalnya, komponen-komponen tersebut terkenal cepat rusak karena paling sering digunakan;
  • Periksa layar smartphone, apakah ada bercak, deadpixel (bintik hitam atau putih) dan kecerahan layar merata dan tidak menguning atau biru;
  • Pastikan keaslian earphone, walaupun belum tentu kamu pakai tapi pastikan earphone masih asli dan simpan dengan baik untuk menjaga harga;
  • Cek adapter charger dan kabel USB, pastikan berfungsi dan tidak longgar;
  • Cek jack audio dan pastikan tidak tersendat-sendat;
  • Tes speaker dan microphone, pastikan suara yang dikeluarkan normal dan tidak pecah. Jika pecah, bisa jadi telah terkena air atau kerendam;
  • Periksa kondisi batere, masih normal atau tidak. Misalnya terlalu cepat ngedrop atau sudah gembung.
  • Jangan lupa cek nomor IMEI di body HP, pada layar dengan mengetik *#06# kemudian Call/OK. Sesuaikan dengan yang di kotak.

#7. Pastikan Semua Fitur Berfungsi Normal

Dari segi fitur, pastikan hal-hal berikut ini berfungsi dengan baik.

  • Uji responsivitas layar secara keseluruhan, pastikan fungsi layar sentuh semua berjalan. Dari atas bawah, kanan kiri hingga sudut-sudut layar;
  • Uji semua fungsi semua sensor seperti rotasinya (accelerometer), GPS, Kompas apakah berjalan dengan baik;
  • Uji ambient light sensor, sensor ini akan meredupkan layar HP ketika berada di kegelapan atau ketika sedang telepon;
  • Periksa konektivitas, baik itu jaringan seluler, WiFi, Bluetooth, dan GPS. Langsung saja pasang kartu SIM dan kartu microSD kamu.
  • Cek kamera, ambil foto dengan flash atau tanpa flash serta lihat hasilnya apakah normal atau tidak;
  • Uji konektifitas USB dengan cara menyambungkan smartphone ke PC, terbaca atau tidak;
  • Coba lakukan panggilan keluar, loudspeaker dan microphone-nya berfungsi normal atau tidak.

#8. Cek Keaslian Smartphone Android Bekas

Terutama Android – karena merupakan open source – membuat produsen sangat leluasa untuk membuat smartphone baru dengan OS ini. Bahkan tidak jarang produsen nakal yang membuat tiruan dari smartphone asli yang mahal dan branded dengan harga murah. Smartphone ini didesain sedemikian rupa hingga sangat mirip dengan smartphone aslinya.

Berhati-hatilah saat membeli smartphone baru, pastikan keaslian smartphone yang kamu beli. Setiap vendor – seperti Xiaomi – misalnya, biasanya memberikan cara untuk mengetahui keaslian produk mereka.

Kamu juga bisa browsing untuk mencari tahu cara mengecek keaslian dari tipe smartphone kamu.

#9. Lakukan Factory Reset

Setelah menguji semua point di atas, langkah terakhir yang wajib kamu lakukan adalah Factory Reset. Langkah ini akan mengembalikan smartphone kamu ke pengaturan pabrikan. Sehingga secara software, smartphone kamu jadi seperti baru lagi.

Hal ini juga berguna untuk membersihkan data-data pengguna sebelumnya.

Jika sudah lolos uji kesemuanya, silahkan konfirmasi ke penjual bahwa barang yang kamu terima memang masih bagus dan layak digunakan.

Demikian 9 Tips Membeli HP Android Bekas (Second) Secara Online..

Semoga bermanfaat..

About Admin 148 Articles
Pecandu IT, pencinta seni fotografi dan penikmat kopi.. :)

Jadilah yang pertama berkomentar

Tinggalkan Komentar

Berkomentarlah dengan bijak! Jika masalah kamu terpecahkan atau punya pengalaman berbeda, tinggalkan jejak agar dapat membantu pengunjung lain.


*