Mengatasi Redmi 2/Prime Hardbrick, Mati Total, Cuma Getar (Test Point)

Mengatasi Redmi 2/Prime Hardbrick, Mati Total, Cuma Getar (Test Point)

Mengatasi Redmi 2/Prime Hardbrick, Mati Total, Cuma Getar (Test Point) | foldertips.com – Pada saat melakukan pergantian ROM dari Lollipop ke Kitkat pada Redmi 2 Prime saya dengan TWRP, terjadi kegagalan restore ROM karena saya menggunakan TWRP Kitkat untuk me-restore ROM Lollipop. Saya melakukan ini karena ingin melakukan uji coba apakah bisa me-restore ROM Lollipop dengan TWRP Kitkat.

Hasilnya..

Redmi 2 Prime saya hardbrick, pada saat dinyalakan cuma bisa getar-getar saja dan layar tetap blank hitam. Saya coba masuk mode fastboot maupun recovery tidak bisa. Kemudian saya coba colokin ke Laptop juga tidak terdeteksi sebagai mode EDL.

Akhirnya langkah terakhir yang harus dilakukan adalah melakukan test point, bagaimana caranya?

Simak ulasan berikut..


Mengatasi Redmi 2/Prime Hardbrick, Mati Total, Cuma Getar (Test Point)

Mengatasi Redmi 2/Prime Hardbrick, Mati Total, Cuma Getar (Test Point)

Sebelum melakukan test point, siapkan dulu bahan-bahan berikut ini..

Peralatan yang dibutuhkan :

  • Pinset atau kabel tembaga untuk melakukan short contact;
  • Obeng kembang ukuran kecil untuk membuka bagian belakang Redmi 2/Prime;
  • Kabel USB Original atau yang berkualitas baik;
  • PC Laptop dengan OS Windows 7 ke atas dengan menonaktifkan driver signature. Baca caranya di artikel Cara Mudah Disable Driver Signature Enforcement Windows 7/8/10.

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

Jika sudah memenuhi syarat dan mengunduh seluruh bahan-bahan di atas, ikuti langkah berikut..

Install MiFlashTools, baca tutorialnya di Cara Menggunakan Mi Flash Tools di Xiaomi [Kupas Tuntas].

Selanjutnya ekstrak dan install QDLoader HS-USB Driver,

Cara Unlock Bootloader Xiaomi Mi4C Tanpa Menunggu SMS Persetujuan

klik Next hingga proses selesai.

Kemduian lepas casing belakang (backdoor) Redmi 2/Prime, lepas baterai kemudian lepas bagian belakang dengan membuka seluruh baut dengan obeng kembang.

Jika sudah terbuka, sambungkan Redmi 2/Prime ke PC/Laptop dengan kabel USB yang berkualitas baik hingga jadi seperti berikut..

test point redmi 2 prime

Selanjutnya ambil pinset atau kabel tembaga yang berfungsi untuk melakukan short contact pada titik tembaga tertentu atau biasa disebut test point.

Berikut ini test point pada Redmi 2/Prime..

test point redmi 2 prime

Keraskan suara PC/Laptop kamu agar terdengar nada “cetung” jika Redmi 2/Prime berhasil terkoneksi ke PC/Laptop.

Selanjutnya sambungkan Redmi 2/Prime ke PC/Laptop kemudian lakukan short contact dengan menyentuhkan kedua ujung pinset atau kabel tembaga ke titik point 1 atau titik point 2 di atas.

Pada kasus saya, short contact pada titik point 1 hanya membuat HP bergetar-getar saja dan tetap tidak terdeteksi sebagai Mode EDL.

Kemudian saya coba titik point 2, Redmi 2/Prime langsung terdeteksi sebagai mode EDL ditandainya dengan adanya Qualcom HS-USB QDLoader di device manager seperti berikut..

mode edl mi4c


Pastikan tidak ada tanda pentung, jika ada artinya driver Driver HS-USB QDLoader belum terpasang sempurna atau kamu belum menonaktifkan driver signature enforcement.

Kemudian klik Refresh.

Maka Xiaomi kamu akan terdeteksi sebagai COMx (tergantung dari PC/Laptop kamu, bisa jadi COM5, COM10, dll).

Cara Mengatasi Hardbrick / Mati Total / Gagal Flashing Xiaomi (Test Point)

Selanjutnya klik select dan arahkan ke folder dimana kamu meletakkan hasil ekstrak fastboot ROM yang telah kamu unduh pada bahan di atas tadi.

Mengatasi Redmi 2/Prime Hardbrick, Mati Total, Cuma Getar Dengan Test Point

Kemudian klik OK.

Pada bagian bawah MiFlash, pilih Flash all.

Mengatasi Redmi 2/Prime Hardbrick, Mati Total, Cuma Getar Dengan Test Point

Jika sudah, baca bismillah terlebih dahulu kemudian klik Flash.

Tunggu hingga proses selesai dengan ditandai status “flash done” seperti gambar berikut ini..

Mengatasi Redmi 2/Prime Hardbrick, Mati Total, Cuma Getar Dengan Test Point

Setelah proses selesai, lepaskan kabel USB dan pasang kembali bagian belakang Redmi 2/Prime kemudian coba nyalakan smartphone dengan menekan tombol Power beberapa saat.

Tadaa…!

Sekarang smartphone Xiaomi kamu sudah berfungsi dengan normal kembali dan lakukan pengaturan ulang.

Perhatian, jika ingin menyelamatkan data di Redmi 2/Prime kamu, lakukan ini sebelum flashing..!

Save data user mungkin tidak akan berfungsi di mode EDL, jadi jika kamu ingin data tidak terhapus ikuti langkah-langkah berikut :

Buka folder ROM, cari berkas rawprogram0.xml di dalam folder /images

save user data pada saat test point

..edit dengan menggunakan text editor seperti Notepad++ atau SublimeText, hapus bagian ini..

<program SECTOR_SIZE_IN_BYTES="512" file_sector_offset="0" filename="userdata.img" label="userdata" num_partition_sectors="0" partofsingleimage="false" physical_partition_number="0" readbackverify="false" size_in_KB="0" sparse="true" start_byte_hex="0xc4000000" start_sector="6422528"/>

save user data pada saat test point

..selanjutnya simpan dan lakukan proses flashing seperti langkah di atas.

Demikian Mengatasi Redmi 2/Prime Hardbrick, Mati Total, Cuma Getar (Test Point).

Semoga bermanfaat..!


ARTIKEL TERKAIT
About Admin 271 Articles
Pecandu IT, pencinta seni fotografi dan penikmat kopi.. :)

13 Comments

    • Ini berfungsi kl tidak ada harware yang rusak gan, cuma masalah software aja. Kl ga ada respon kemungkinan ada hardware yang rusak..

  1. Gan mau nanya saya sudah flash fw redmi 2 2014817 pake miflash tapi kok tulisannya hello packet ya? Apa fw nya yg ga support? Redmi 2 saya mati jadi tidak bisa nyala tapi ketika saya konekin tadinya blm muncul qualcom 9008 trus saya coba install drivernya trus muncul trus saya coba flash oake miflash tapi msh hello packet, saya sudah pakai 2 fw, kira2 knp ya?, klo bisa bales ke email saya aja. Terima kasih

Tinggalkan komentar

Pahami isi artikel sebelum bertanya. Jika tutorial ini bermanfaat atau kamu pny pengalaman berbeda, silahkan dibagikan atau tinggalkan jejak agar membantu pengunjung yang lain. Komentar yang tidak relevan dan sudah ada jawabannya di artikel tidak akan diterbitkan..


*